Showing posts with label Waiting on Wednesday. Show all posts
Showing posts with label Waiting on Wednesday. Show all posts

Wednesday, January 6, 2016

[Waiting on Wednesday] ...Mission D'Amour

"Waiting On" Wednesday is a weekly event, hosted by Breaking the Spine, that spotlights upcoming releases that we're eagerly anticipating.

Saya masih punya utang sama Francisca Todi untuk membuatkan resensi atas novel Mafia Espresso-nya yang ia rilis ulang dengan judul Irresistible, plus Love Roulette yang merupakan sekuelnya. Saya diberikan contoh novel dalam bentuk e-book. Belum selesai dibaca, sih, tapi saya cukup yakin untuk menyebutkan bahwa saya menyukai gaya menulis Cisca. Oleh karenanya, saya pun tak sabar menantikan novel metropop perdananya ini.

Kehidupan Tara Asten sebagai asisten pribadi Putri Viola—Putri Mahkota Kerajaan Alerva yang supersibuk—selalu penuh tantangan. Namun, Tara tidak pernah menyangka Badan Intelijen Alerva (BIA) akan menjadikannya tersangka utama dalam rencana penyerangan keluarga kerajaan. Dia dimasukkan ke masa percobaan tiga bulan, pekerjaannya terancam tamat!
 

BIA menugaskan salah satu agen rahasianya, Bastian von Staudt, alias Sebastian Marschall, untuk menyamar menjadi calon pengganti Tara dan menyelidiki wanita itu. Tapi di tengah perjalanan misinya, dia malah jatuh hati pada kepribadian lugu Tara. Bukannya mencari kesalahan Tara, Sebastian malah beberapa kali menolongnya.
 

Tara yang awalnya membenci pria itu, mulai bimbang dengan perasaannya. Sebastian pun mulai kesulitan mempertahankan penyamarannya.
 

Tapi, itu sebelum Sebastian mendengar percakapan mencurigakan Tara di telepon. Yang membawa Sebastian pada dua pilihan sulit: misi atau hatinya.

*Ukuran: 13.5 x 20 cm
*Tebal: 368 halaman
*No. Produk: 616171001
*ISBN: 978-602-03-2487-6
*Harga: Rp69,000

*Terbit: 21 Januari 2016

https://www.goodreads.com/book/show/28372202-mission-d-amour

Jadi, buku apa yang kamu tunggu Rabu ini?

Wednesday, August 26, 2015

[Waiting on Wednesday] ...Girl Meets Boy

"Waiting On" Wednesday is a weekly event, hosted by Breaking the Spine, that spotlights upcoming releases that we're eagerly anticipating.


Oke, saya memang belum baca semua karya Winna Efendi, tapi setiap Winna berencana merilis novel baru, saya selalu ikut antusias. Buku-buku terakhir Winna juga sudah saya koleksi, sih, tapi belum dibaca, hehehe. Lalu, ada lagi yang baru dari Winna. Oh, my, kovernya eye ctaching banget, sih. Sudah pasti masuk daftar tunggu buku yang wajib dibeli ini.
  Dear Ava,

Saat kamu menerima surat ini, mungkin aku udah nggak ada di sini. Mungkin aku udah jadi murid senior di Alistaire. Mungkin aku akan ada di lingkungan baru. Atau mungkin, di Broadway, tampil perdana untuk pertunjukan Annie dan tiketnya terjual habis dalam lima menit (boleh dong, ngarep). Who knows? Itulah hebatnya dunia, selalu penuh dengan kesempatan yang nggak terduga.

Kita punya janji untuk saling menemukan, bukankah begitu?

Love,
Rae

____

Dear Kai,

And then I said, “Kai, aku sayang kamu.”
Kamu menatapku, lalu mengusap rambutku lembut. Ini adalah kali pertama aku mengucapkannya kepada siapa pun. Kamu nggak mengatakannya balik. Dan, kurasa, sejak awal aku udah tahu.

Aku tahu tindakan kamu barusan adalah ucapan i-love-you terbaik yang mungkin bisa kudapatkan, but it’s okay, because I love you.

And unlike you, I’m not afraid of saying it.

Love,
Rae

***

Novel ini bercerita tentang kehilangan dan tentang menemukan. Tentang mimpi, tentang keluarga, tentang persahabatan, juga tentang memaafkan diri sendiri. Lewatnya, saya ingin berkisah perihal momen-momen yang sudah seharusnya berlalu dan dilepaskan. Karena setiap hal indah pada waktunya.

Semoga kamu menyukai sepotong kisah ini dan mendengar musik yang bermain di baliknya.

Winna Efendi

Lalu, apa buku yang paling kamu tunggu terbitnya minggu ini, tweemans?

Wednesday, August 19, 2015

[Waiting on Wednesday] ...Sincerely Yours

"Waiting On" Wednesday is a weekly event, hosted by Breaking the Spine, that spotlights upcoming releases that we're eagerly anticipating.

Sebenarnya saya sudah kepingin mengeposkan novel coming soon-nya Tia Widiana ini untuk meme Waiting on Wednesday Rabu minggu lalu, tapi berhubung di web www.gramediapustakautama.com belum ada data apa pun mengenai novel kedua Juara 1 Lomba Amore GPU ini, saya jadinya mengurungkan niat dan menundanya sampai Rabu ini. Beruntung saya sempat bertanya ke Mbak Hetih plus kepo dikit ke akun Twitter resmi sang pengarang, @tiawidia, hingga saya bisa nemu juga sinopsis dari novel ini. Untuk tanggal resmi rilisnya sih agak blur (Tia bilang tanggal 12 September, Raya Fitrah --editor-- bilang 14 September), tapi apa pun itu, novel ini akan rilis di bulan September, yayyyy... September yang ceriaaa... milik kita... bersamaaa... #eh
Sebagai penulis novel thriller, orang kerap menyangka isi kepala Inge hanya seputar urusan pembunuhan. Terlebih lagi sikapnya yang pendiam dan lebih banyak mengurung diri di kamar. 

Namun, di mata Alan, Inge semanis penulis romance. Inge teman yang menyenangkan dalam segala hal. Alan dengan mudah membayangkan Inge menjadi perempuan yang ingin ia nikahi, bukan Ruby... perempuan yang selama ini berstatus kekasih Alan.

Alan mewakili segala yang Inge inginkan dalam hidup. Kecuali satu hal... Inge tidak ingin mengulangi hal yang membuat hatinya terluka bertahun-tahun. Inge tidak mau membuat Alan meninggalkan Ruby demi bersama dirinya.

Sebagai penulis, Inge selalu tahu bagaimana cerita yang ditulisnya akan berakhir. Tapi untuk kali ini, Inge tidak tahu bagaimana akhir kisahnya dengan Alan....

Nah, itu dia novel Amore bertajuk Sincerely Yours karya Tia Widiana yang siap saya nantikan kelahirannya. Kalau kamu, buku apa yang paling kamu tunggu kehadirannya Rabu ini?

Selamat menunggu, tweemans.    

Wednesday, July 1, 2015

[Waiting on Wednesday] ...Sunset Holiday

"Waiting On" Wednesday is a weekly event, hosted by Breaking the Spine, that spotlights upcoming releases that we're eagerly anticipating.

Sejak terkena demam Restart tahun 2013 silam, saya ketagihan pada karya-karya tulis Nina Ardianti, baik yang ditulis sebelum maupun sesudah Restart dirilis. Bahkan, saya juga ikut menjadi groupies yang selalu menyimak penggalan kisah tokoh-tokoh Nina Arianti dalam serial pendek yang diunggah di web resminya, www.ninaardianti.com, berjudul Meet Cute dan Stuck. Sedangkan, nama Mahir Pradana juga sangat familiar di kuping saya mengingat banyak rekan di komunitas Goodreads Indonesia yang kepincut pada kepiawaian menulisnya. Here After dan Rhapsody adalah dua novel Mahir yang diterbitkan Gagas Media dan berhasil mencuri perhatian penikmat fiksi tanah air. Saya? Jujur saja, saya baru sebatas pengoleksi dua novel itu... enggg, belum dibaca juga sampai sekarang. #pletakkk

Kali ini dua pengarang yang sering terlihat bersama baik di dunia maya maupun di dunia nyata itu *tebar-gosip* berduet menulis sebuah novel bertajuk Sunset Holiday yang agak-agaknya beraroma traveling tapi dibumbui rempah-rempah romantisme yang begitu terasa dari kover yang sudah dirilis secara resmi oleh Gagas Media. Merujuk pada web resminya, pihak penerbit tidak memberikan tanggal pasti kapan novel ini akan dirilis. Namun, dari pantauan linimasa Nina Ardianti ataupun Mahir Pradana di ranah Twitter minggu lalu setelah mengisi acara talkshow sekaligus berbagi ilmu menulis duet, dummy novel ini sudah dipamerkan keduanya, dan diharapkan tak lama lagi novel ini bisa beredar di toko-toko buku terdekat. 


Ini dia sinopsis dan kovernya (bahkan di www.goodreads.com belum didata, ya?):
“We are all strangers until we meet.”

Jatuh cinta dan bertemu denganmu tidak ada dalam rencana perjalananku. Namun, di perjalanan sejauh ini, kamulah hal terbaik yang terjadi kepadaku.


Aku menebak-nebak di mana akhir senyum manismu yang menghangatkan. Hal paling menyakitkan dari jatuh cinta adalah kehilangan setelah memilikinya. Karena itulah, aku tidak berani berharap banyak. Kita hanyalah dua orang asing di tempat asing. Akan lebih banyak risikonya jika aku memutuskan untuk jatuh cinta.

Jika aku tidak akan menjadi bagian dalam sisa perjalanan hidupmu, bisakah kamu mengingatku sebagai bagian terbaiknya? Aku tidak berani menanyakannya karena diam-diam kutahu tujuan terakhir kita ternyata tak sama.

Kita kemudian bukan lagi dua orang asing di negeri asing. Namun, mengapa sakit ketika mengingat ternyata rasa ini terasa lebih asing daripada sebelumnya?

Audy dan Ibi bertemu di Paris, kota yang menyimpan banyak pesona cinta. Karena impulsif, Ibi mengikuti Audy melakukan perjalanan keliling Eropa. Entah di Praha, Roma, atau Venezia, mungkin di sanalah cinta menyapa. Namun, apakah kebersamaan singkat itu berarti banyak jika sejak awal tujuan akhir mereka ternyata tak sama?

Penulis: Nina Ardianti & Mahir Pradana
Ukuran: 13 x 19 cm
Tebal: 480 hlm
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-818-1
Harga: Rp69.500,-

Jika ingin mengintip sedikit tentang Sunset Holiday ini, silakan berkunjung ke web resminya Nina Ardianti di www.ninaardianti.com, ya. Memang, sih, di sana diberikan keterangan bahwa cuplikannya itu masih yang versi belum disunting. Tapi, lumayanlah, ya, bisa sedikit memberi gambaran awal.

Jadi, Rabu ini kamu nungguin terbitnya buku apa?

Wednesday, June 24, 2015

[Waiting on Wednesday] ...Critical Eleven

"Waiting On" Wednesday is a weekly event, hosted by Breaking the Spine, that spotlights upcoming releases that we're eagerly anticipating.

Untuk pertama kalinya saya ikut meme yang satu ini. Berhubung info buku siap rilis di Indonesia tidak seterbuka di luar, agak sulit memang bisa mengikuti meme ini. Para blogger luar bahkan terkadang bisa memuat artikel tentang sebuah judul buku lengkap dengan kovernya yang baru akan terbit enam bulan mendatang. Yap, ENAM bulan lagi. Di Indonesia? Hmm, kayaknya mustahil, ya. Kecuali kita penulisnya atau penerbit atau distributor atau edior in house-nya. Entahlah, apa yang membuat dunia perbukuan Indonesia tidak semenggairahkan seperti di luar, ya?

Hmm, nggak jadi soal, saya ikutan meme ini, yah untuk buku yang akan segera rilis yang benar-benar sangat menarik minat dan bikin enggak sabar baca. Dan, untuk edisi Rabu, 24 Juni 2015 ini yang masuk dalam daftar tunggu---my Waiting on Wednesday, adalah...
Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat—tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing—karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger.

In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah—delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.

Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tujuh jam berikutnya mereka duduk bersebelahan dan saling mengenal lewat percakapan serta tawa, dan delapan menit sebelum berpisah Ale yakin dia menginginkan Anya.

Kini, lima tahun setelah perkenalan itu, Ale dan Anya dihadapkan pada satu tragedi besar yang membuat mereka mempertanyakan pilihan-pilihan yang mereka ambil, termasuk keputusan pada sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka.

Diceritakan bergantian dari sudut pandang Ale dan Anya, setiap babnya merupakan kepingan puzzle yang membuat kita jatuh cinta atau benci kepada karakter-karakternya, atau justru keduanya.

Berdasar informasi yang dikabarkan pengarangnya, Critical Eleven akan siap dipesan awal mulai tanggal 1 Juli 2015, pukul 11.00 WIB, di beberapa toko buku online. Dan, unuk edisi pesan awal ini hanya akan tersedia 1.111 eksemplar dengan bonus tanda tangan dan luggage tag spesial dari Ika Natassa dan Gramedia. Sedangkan, untuk edar secara luas baru akan dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2015. Jadi, buat para penggemar tulisan Ika Natassa, persiapkan dirimu untuk ikut serta dalam perayaan penyambutan terbitnya novel terbaru Ika Natassa yang merupakan pengembangan dari cerita pendek berjudul sama yang termuat dalam buku antologi metropop, Autumn Once More, yang terbit tahun 2013 silam.


Jadi, apakah kamu juga ikut menunggu kehadiran buku ini? Ataukah ada buku lain yang sedang sangat kamu nantikan kehadirannya? Tell me!