Menjadi berbeda itu anugerah...
Judul: Macaroon Love
Pengarang: Winda Krisnadefa
Penyunting: Rini Nurul Badariah
Proofreader: Dina Savitri
Pewajah sampul: Muhammad Usman
Penerbit: Qanita – PT Mizan Pustaka
Tebal: 264 hlm
Harga: Rp49.000
ISBN: 978-602-9225-83-9
Untuk kali kedua, saya diminta Penerbit Mizan untuk
menjadi MC sekaligus memoderatori talk show dan peluncuran novel romance dari
lini Qanita. Pada kesempatan pertama, tiga novel juara utama yang dirilis, kali
ini salah satu novel unggulan yang masuk 10 besar Lomba Qanita Romance
2012/2013 yang diluncurkan. Novel bertajuk Macaroon Love karya Winda
Krisnadefa. Dari dua kali kesempatan ini, saya makin terpikat untuk terus
membaca dan menikmati novel-novel dari Qanita Romance ini. Semoga ke depan,
semakin banyak novel romance berkualitas yang dihadirkan oleh Qanita.
Macaroon Love menjadi salah satu novel yang paling cepat
saya baca. Well, awalnya tentu saja termotivasi harus segera menuntaskan baca
karena buku ini baru saya dapatkan satu hari (sudah menjelang malam pula)
sebelum acara launching-nya, sehingga saya perlu bergegas. Namun, begitu saya
membuka lembaran-lembaran halamannya, saya tak bisa menghentikannya. Tanpa bisa
saya tahan, mata terus merunuti setiap adegan yang diracik secara apik oleh
mbak Winda. Jujur saja, satu bab pertama memang agak sedikit ‘sulit’ buat saya.
Entahlah, saya lagi-lagi terjebak kebosanan membaca deskripsi yang terlalu
banyak itu. Hal itu masih berlanjut ke bab kedua. Bahkan, saya mulai panik akan
gagal menyukai novel ini ketika penulis terus menerus memberikan kalimat
penegasan akan karakter utamanya. Saya sampai berdecak kesal dan mendengus, “Mbak,
gue udah tau kok Magali ini aneh, tapi ya gak perlu lah tiap berapa paragraf
sekali, terus-terusan ada kata ‘aneh’ disebut-sebut terus.”

