Showing posts with label Giveaway. Show all posts
Showing posts with label Giveaway. Show all posts

Monday, October 2, 2017

[Fun Games] Pengumuman Pemenang MEGA-GIVEAWAY Say No To Me Say No To Love

Fun games dalam rangkaian MEGA-GIVEAWAY SayNoToLoveSayNoToMe, untuk menyambut kelahiran novel metropop terbaru karya Mas Wiwien Wintarto terbitan Gramedia Pustaka Utama (GPU) berjudul Say No To Me (sudah beredar di toko buku, silakan dibeli dan dibaca, yaaaa). Jadi, seluruh rangkaian giveaway ini terselenggara atas kerja sama @fiksimetropop dengan GPU dan Wiwien Wintarto.


Oke, untuk fun games-nya sendiri, gimana? Gampang, kan? Malah gampang banget kayaknya, sih. Dari entri yang masuk sebagian besar benar semua, kok. Penasaran apa jawaban fun games-nya? Ini dia:


Ada 13 entri yang masuk, 5 di antaranya kurang lengkap dan 8 entri lainnya menjawab sempurna. Yang menjawab kurang lengkap:
1. Diah Pujiawati
2. Artha maula amalia
3. Bintang Sirait
4. Lina Ernawati
5. Desita Wahyuningtias

Sedangkan yang menjawab sempurna adalah:
6. Junarti
7. Fitri
8. Gabriella Halim
9. Alyani Shabrina
10. Nola Andriyani
11. Elisabeth Beatrice
12. Fetri Tjang
13. Dedik Ariyanto

Awalnya sempat yakin bakal enggak ada yang bisa menjawab sempurna, tapi... you guys are awesome! Keren, ih. Hahaha, atau sayanya yang kelewat jemawa sok canggih bikin soal, ya. Muhahaha. Well, jadinya saya mesti tetap minta bantuan aplikasi pengundi untuk membantu saya menentukan dua orang yang beruntung mendapatkan masing-masing paket duo kece novel Say No To Love dan Say No To Me karya Wiwien Wintarto terbitan GPU. Dan, yang beruntung adalah...



Selamat untuk Elisabeth Beatrice dan Nola Andriyani. Paket hadiah akan dikirim langsung oleh Tim dari GPU ke alamat sesuai dengan yang kalian cantumkan ketika mengirimkan jawaban fun games-nya, ya.

Oke, dengan terpilihnya dua pemenang dari blog ini, maka seluruh rangkaian MEGA-GIVEAWAY #GASayNoTo #SayNoToLove #SayNoToMe berakhir pula. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama dari GPU (Didiet P) dan Mas Wiwien Wintarto. Semoga yang menang di semua giveaway segera membaca bukunya dan ditunggu kesan-kesannya setelah membaca, ya. Semoga duo kecenya Mas Wiwien bisa diterima pembaca fiksimetropop di mana pun berada. Aamiin.

Sampai jumpa di giveaway-giveaway seru lainnya.

Rekap seluruh pemenang giveaway:
1. @beingacid (Instagram)
2. @rohaenah1 (Instagram)
3. @sapta_resita (Twitter)
4. @dutchesslolaa (Twitter)
5. @halidahanun (Twitter)
6. @udonkuma (Twitter)
7. Elisabeth Beatrice (Blog)
8. Nola Andriyani (Blog).

Tuesday, June 30, 2015

[GIVEAWAY] Pengumuman Pemenang Giveaway Novel The Chronicles of Audy 4/4 by Orizuka

Sebelumnya saya sampaikan banyak terima kasih kepada seluruh tweemans yang sudah berkenan ikut berbagi rasa dan kesan-kesannya tentang novel serial remaja kronik Audy karya Orizuka terbitan Penerbit Haru. Semoga kesan-kesannya bisa tersampaikan baik ke Orizuka maupun Penerbit Haru, ya, sehingga paling tidak bisa jadi pemicu semangat untuk terus menerbitkan karya-karya lokal yang seru. Apalagi buku keempat kronik Audy sudah dijadwalkan rilis tahun depan. Semangaaattt!!!


Baik, tanpa berpanjang kata, kita langsung ke pemilihan pemenang giveaway satu eksemplar novel Audy episode 4/4-nya, ya. Karena kemarin menggunakan pertanyaan terbuka, tidak ada benar dan salah menyoal pendapat kalian tentang novel serial Audy ini, maka beberapa jawaban paling "beda" saya pilih secara subjektif, lalu saya pilih kembali secara random dengan diundi. Dan, yang terpilih sebagai pemenang giveaway kali ini adalah...

Saturday, June 20, 2015

[Curhat & Giveaway] Pengalaman Menyunting The Chronicles of Audy: 4/4 by Orizuka


Nama Orizuka sudah bolak-balik terdengar di kuping saya sejak awal saya menyukai membaca novel-novel bertema romance dan remaja. Namun, saat itu, saya keburu tertuju hanya pada lini Teenlit dan Metropop pada sebuah penerbit dan Orizuka (setahu saya) belum pernah menerbitkan novel untuk kedua lini tersebut. Namun, secara perlahan saya membeli dan mengumpulkan novel-novel karyanya, meskipun belum dibaca juga.

Pengalaman pertama saya membaca tulisan Orizuka adalah novella berjudul Sunrise bersama novella yang ditulis Christian Simamora berjudul Cinderella Rockefella yang termasuk dalam seri GagasDuet, dalam buku With You. Secara saya menyukai jenis tulisan yang lincah nan menggemaskan, maka waktu itu pesona tulisan Orizuka saya rasakan tertutupi pesona tulisan Christian yang lincah dan witty. Jadilah saya kurang bersemangat (lagi) untuk memulai membaca karya-karya Orizuka. Hingga, mau tak mau, saya membaca salah satu karyanya.

Tuesday, November 25, 2014

[Fun Games] Seberapa Tahukah Kamu Tentang TROLL? + GIVEAWAY Novel Stolen Songbird

Baca kisah romance mulu kadang bikin bosen juga, sih. Karena itu saya pun nyempetin baca buku dari genre lain, fiksi fantasi misalnya, buat selingan. Kenapa fantasi? Kenapa tidak! Buat saya, dunia fiksi fantasi selalu bisa merilekskan otak dan terkadang logika awam sebagai manusia, halah. Maksudnya, kalau fiksi fantasi, kan, biasanya tentang hal-hal di luar nalar (saya, maksudnya) atau bahkan lebih jauh dari itu, fantasi bisa memberi ruang pengarangnya bikin dunia yang benar-benar baru. Terkadang saya mendapati pengarang sebagai tuhan (dengan huruf T kecil) yang seenak-enaknya bikin alam dan tetek bengeknya yang berbeda dari pakem (yang saya ketahui). Well, meskipun buat pencinta fiksi fantasi sejati, seliar-liarnya fantasi pengarangnya, kisah dalam fiksi fantasi pun tetap harus bisa membumi dan dimengerti makhluk bumi a.k.a. manusia, hahaha. Ya iyalah, si penulis dan pembaca bukunya, kan, manusia juga.

Salah satu makhluk fantastis dari dunia fiksi fantasi adalah TROLL. Pernah denger? Pastinya sudah donk. Kebangetan kalau belum pernah denger. Eapi kalaupun belum, coba deh puter lagi film Harry Potter #1: The Sorcerer's Stone, ada tuh adegan Troll di toilet cewek yang bikin Emma Watson a.k.a. Hermione Granger jejeritan. Nggak punya filmnya? Yaudah, tonton potongan adegannya di sini, deh:



Thursday, November 20, 2014

[Fun Games] Pengumuman Pemenang Giveaway #HeartandSoul by Windhy Puspitadewi

Setelah dibuka hampir bersamaan dengan kelahiran novel keempat Windhy Puspitadewi di Penerbit Gagas Media, Heart and Soul pada 30 Oktober lalu, giveaway penulisan fan fiction dan pembuatan fan art untuk novel-novel Windhy terbitan Gagas Media, kini telah sampai pada tahap pengumuman pemenangnya. Sebelumnya, saya mohon maaf karena pengumuman ini tertunda satu hari dari rencana semula dikarenakan sebab dari saya sendiri karena sebenarnya nama-nama pemenang sudah diberikan oleh Windhy kepada saya beberapa hari yang lalu. Enggak papa, ya?


Baiklah, seperti yang sudah diinformasikan di rilisan resminya, hadiah dari giveaway ini berupa novel Heart and Soul bertanda tangan Windhy Puspitadewi yang merupakan persembahan khusus dari penulisnya. Ada tiga pemenang yang terdiri dari dua pengirim fan fiction dan satu pengirim fan art yang terpilih. Siapa saja, sih, yang ikutan ngirim fan fiction dan fan art? Yuk, coba dibaca dan dilihat-lihat karya mereka di sini:

Monday, October 6, 2014

Pengalaman menyunting novel Sweet Home karya Adeliany Azfar + GIVEAWAY

Dihitung secara total, Sweet Home merupakan naskah kelima yang saya sunting setelah A Miracle of Touch (Riawani Elyta), kumpulan cerpen Pagi Ini, di Seberang Jalan Ini (Lusiwulan), Diktator Galau (Syahmedi Dean) dan Sun Will Shine (Carina Tsu). 

Yeah, saya merasa masih sangat hijau dalam bidang penyuntingan. Saya mengandalkan rasa dan imajinasi yang selama ini saya gunakan ketika meresensi buku untuk menemukan kejanggalan atau lubang pada plot naskah yang saya sunting dan memolesnya sedemikian rupa hingga sesuai standar, yang menurut kami (saya dan tim penerbit) dapat diterima oleh pembaca. Tentu saja, yang subjektif tak akan pernah mampu memuaskan semua pihak. Saya sadar bahwa bisa saja pada banyak kesempatan akan ada pembaca yang tak bisa relate ke naskah hasil suntingan saya. Yang terang, saya berusaha dengan segenap upaya menyunting naskah ini dengan baik.
Bagi Emily Cox, naik ke grade 11 sama dengan gejolak emosi yang tiada habisnya.

Matthew Cooper, pacar sekaligus temannya sejak kecil, memutuskan hubungan mereka. Sementara Marion-Mary-Scott, sahabat dan tetangga sebelah rumahnya, terpaksa pindah dari Sweet Home ke kota lain setelah ibunya menikah lagi.

Saat Emily menyangka kehidupannya tidak bisa lebih buruk dari itu, puluhan pesawat kertas berisi curahan hati rahasia yang ia terbangkan ke teras rumah sebelah, yang semestinya ditujukan kepada Mary, hilang tiba-tiba!

Lalu muncullah Tyler Adams, tetangga baru yang dengan seenaknya selalu merecokinya dan membuat hari-harinya semakin menyebalkan.

Apa sih sebenarnya tujuan cowok itu?

Judul: Sweet Home
Genre: romance
Kategori: fiksi, novel remaja, novel lokal
Tebal: 360 halaman
Harga: Rp54.000

Sedikit cerita tentang novel Sweet Home karya Adeliany Azfar yang akan segera dirilis oleh Penerbit Haru, yang merupakan salah satu naskah pilihan dalam lomba menulis 100 Days of Romance. Kali pertama membaca sekilas naskahnya sebelum dibedah secara mendalam saya sudah tertarik dengan ide curhat-via-pesawat-kertas yang melandasi kisah romance di novel ini. Sampai di bagian eksplisit itu saya langsung teringat masa-masa sekolah dulu, ketika alat komunikasi portabel semacam handphone belum sedemikian populer, kertas sobekan buku tulis menjadi media komunikasi antarteman paling lazim. Bahkan, ehem, antarkekasih. Tak terhitung berapa banyak gumpalan kertas terbang ke segala sudut kelas jika sedang iseng ingin ngobrol di tengah kelas yang membosankan. Hahaha, dasar bengal! Dari sini, saya sudah merasai aura romantisme yang berpotensi menjadi pondasi manis untuk rajutan satu kisah cinta yang menggetarkan.


Monday, September 8, 2014

[Giveaway] Pengumuman yang Tertunda

Sepertinya saya butuh asisten, huhuhu. Atau, pil penghancur kemalasan. Ya, lebih tepatnya saya pilih yang kedua. Mungkin bisa sekali libas, ya. begitu saya menenggak pil itu saya tak lagi beralasan malas melacak jejak perempuan yang menyimpan serusuk tulang saya, yang akan saya hadiahkan sekuntum mawar dan sebuah cincin dalam kotak beledu, lalu saya pinang jadi asisten saya. Hah! Malah curhat.

Okayyy... setelah berjuang membasmi segala kejahatan kemalasan dengan beberapa cangkir kopi, akhirnya saya berhasil mengumpulkan kepingan ingatan satu per satu untuk menuliskan postingan ini. Saya menyebutnya: "Pengumuman Pemenang Giveaway yang Tertunda". Untuk semua tweemans yang sudah ikutan giveaway (apa pun, baik yan diselenggarakan di sini atau di Twitter) dan setiap saat bertanya kapan saya akan mengumumkan pemenangnya, dari lubuk hati terdalam, saya meminta maaf yang teramat sangat.

Baiklah, berikut adalah beberapa giveaway yang saya ingat belum saya umumkan tweeman yang terpilih untuk mendapatkan hadiah pada masing-masingnya. Selamat dan jangan kapok untuk ikutan  giveaway lagi di sini, ya. Termasuk tweemans yang belum terpilih, juga tetap bersedia ikut berpartisipasi dalam giveaway-giveaway lain yang akan saya selenggarakan.


Tuesday, April 22, 2014

[Resensi Novel Remaja] Diary Princesa by Swistien Kustantyana (+ GIVEAWAY voucher belanja Gramediana)


[Catatan: demi independensi, buku yang diresensi di blog ini dibeli sendiri oleh peresensi]

Every cloud has a silver lining…

"Menurutmu kenapa Aksel menyukaiku?" aku melemparkan pertanyaan cheesy kepada Sisil. Sisil tertawa. "Kamu ingin mendengarkan pujian terus ya hari ini? Tentu saja karena Princesa itu cantik, pintar, dan baik hati."

Aku tertawa mendengar jawabannya. Seandainya saja Sisil tahu, aku mengharapkan jawaban lain kenapa Aksel menyukaiku. Jawaban yang tidak standar. Seperti jawaban milik Nathan.

Princesa atau akrab dipanggil Cesa adalah cewek yang penuh percaya diri. Dia tahu kalau dia itu cantik, pintar, populer, dan banyak yang naksir. Cesa bisa saja memilih cowok mana pun untuk dijadikan pacar, enggak bakal ada yang nolak deh! Kecuali cowok yang satu itu. Cowok yang menjadi sahabat kakaknya, Jinan. cowok yang Cesa tahu menyimpan rasa hanya untuk kakaknya.
Pengarang: Swistien Kustantyana
Penyunting: Laras Sukmaningtyas
Perancang sampul: Neelam Naden & Aldy Akbar
Penerbit: Ice Cube (KPG)
Tebal: 260hlm
Harga: Rp44.000
Rilis: Februari 2014
ISBN: 978-979-91-0679-7

Selalu menyenangkan membaca novel yang di dalamnya juga banyak menyebut atau menceritakan tentang novel/buku lain. Tentu, lebih mudah terhubung dengan mood baca jika ternyata buku-buku yang disebut itu sama dengan buku yang pernah saya baca. Atau sebaliknya, jika buku-buku yang disebut di buku belum pernah saya baca, bisa jadi referensi untuk mencari buku-buku itu nantinya. Diary Princesa ini juga banyak menyebut judul-judul buku populer, sehubungan dengan salah satu tokohnya, Jinan, yang memang gemar membaca.

Thursday, January 9, 2014

[GIVEAWAY] Emerald Green Label bikin pede baca buku SEXY di Kopaja...

Sebagai cowok pencinta novel romance sudah tak terhitung jumlah orang yang berkomentar, baik terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi, ketika saya membaca buku dengan sampul yang...ehem...sexy atau sekadar too girly. Apalagi kegemaran saya membaca di sembarang tempat ---ngantre di kasir, naik lift, jalan, naik bus, ojek, becak, kereta, pesawat, ngantre pintu stadion dibuka, dan lain sebagainya--- semakin menjadikan saya sasaran empuk lirikan maut orang sekitar. Kalau ada sih, hehehe. Narsis banget saya. Tapi, saya yakin pasti ada satu atau dua orang yang bakal melirik ke arah saya jika saya dengan santainya menjembreng buku bersampul aduhai yang sedang saya baca itu sambil berdiri di dalam kopaja!

Misalnya buku ini?

...atau buku ini:



Wednesday, June 5, 2013

[Pengumuman] Yang Beruntung di Giveaway COUPL(OV)E

Ahh, setelah kembali ngantor seperti biasanya, kesibukan akan rutinitas pun menyedot atensi saya sehingga beberapa hal di luar pekerjaan utama harus saya nomor-sekiankan dulu. Termasuk mengumumkan yang beruntung di giveaway hari terakhir di rangkaian #BanjirGiveaway yang diadakan di blog ini. Bahkan untuk menulis resensi CoupL(ov)e juga belum sempat. Baru dapat tiga paragraf saja kemarin.


Baiklah, sebelumnya saya sampaikan rasa syukur dan terima kasih karena selama event #BanjirGiveaway banyak tweemans yang ikut berpartisipasi. Terima kasih juga saya sampaikan kepada para pengarang yang berkenan menyediakan hadiah atau berkenan di-mention ketika giveaway diadakan. Semoga di lain waktu dapat menyelenggarakan giveaway yang lebih meriah lagi. Amiin.

Untuk giveaway novel CoupL(ov)e karya Rhein Fathia, salah satu novel bagus yang saya baca akhir-akhir ini, saya kembali menggunakan metode undian menggunakan aplikasi The Hat karena pertanyaan yang saya buat bersifat terbuka, di mana jawaban apa pun yang tweeman tuliskan tentu tidak ada yang salah, meskipun saya tetap memilah-milah, apakah jawaban tweeman tersebut cukup oke untuk mendapat hadiah, jika tidak saya undi ulang (karena beberapa tweeman seperti menjawab asal aja). Nah, setelah diundi, yang beruntung mendapatkan satu eksemplar novel romance CoupL(ov)e adalah...

Monday, June 3, 2013

[Pengumuman] Yang Beruntung di Giveaway SUPERNOVA #1

Maafkan, jika pengumuman tweeman yang beruntung mendapatkan novel Supernova #1: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh karya Dewi "Dee" Lestari edisi ekonomis ini agak mundur dari jadwal yang seharusnya yaitu kemarin.


Hmm, sejujurnya sampai saat ini pun saya sendiri tak mengerti dengan pasti apa sih arti kata supernova. Nah, untuk membantu memahami, saya membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan (online):

su·per·no·va n Astron bintang meledak berukuran besar

Nah, itu dia arti kata supernova menurut KBBI. Sekarang saatnya kita umumkan siapa yang beruntung mendapatkan satu buah novel Supernova #1 karya Dee ini. Giveaway-nya menggunakan rafflecopter dan melalui random.org telah dipilih, yang beruntung adalah...

Saturday, June 1, 2013

[Pengumuman] Yang Beruntung di Giveaway PERFECT CHEMISTRY

Perfect Chemistry itu dalam bayangan saya adalah campuran beberapa unsur yang melarut menjadi satu senyawa yang tepat dan benar. Menghadirkan gabungan nuansa yang meskipun berbeda tapi mampu menyatu secara sempurna. Perfect.


Bayangan saya, adegan pertemuan yang romantis (dan manis) di sekolah itu ketika habis jam olahraga, terburu-buru berlari ke kantin, pesan es teh manis, nungguin sambil lap keringat pake ujung kaos, begitu Ibu kantin nyodorin segelas es teh manis, justru ada satu tangan menyerobotnya dan tanpa permisi langsung meminumnya hingga tandas. Dan, si pemilik tangan penyerobot itu adalah si gadis kelas sebelah yang sudah diincar sejak MOS tahun sebelumnya. #dhuengg.

Hihihi, itu sih khayalan saya. Kalo khayalan teman-teman sih udah di-tweet pakai hashtag #PerfectChemistry untuk ikutan giveaway novel young adult keren ini yaaa...dan, setelah dilakukan pengundian (masih dengan aplikasi The Hat), yang beruntung mendapatkan novel supermanis tentang seorang cewek populer Brittany Ellis dan bad boy anggota genk Latin, Alex Fuentes ini, adalah....

Friday, May 31, 2013

[Giveaway] Supernova #1: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh by Dee

Buat saya, Supernova #1: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh karya Dewi "Dee" Lestari merupakan salah satu novel 'sastra' yang bisa saya kunyah dengan lahapnya. Saat kali pertama novel ini booming, saya memang belum ngeh dan setelah hanya sekadar mendengar orang-orang meributkan Supernova, saya mulai punya niatan untuk mencoba membacanya.

Seingat saya, waktu itu saya masih tinggal di Balikpapan. Dan, puji syukur, saat saya window shopping ke Gramedia Balikpapan Plaza, saya menjumpai novel ini di tumpukan khusus, di lorong antara rak-rak buku, cetakan edisi ekonomis, hanya Rp18.000 saja kalau tidak salah sih. Saya tak perlu berpikir berkali-kali untuk membelinya. Langsung saja dibawa ngacir ke kasir.

Dhimas dan Ruben adalah dua orang mahasiswa yang tengah menuntut ilmu di negeri Paman Sam. Dhimas kuliah di Goerge Washinton University, dan Ruben di John Hopkins Medical School. Mereka bertemu dalam suatu pesta yang meriah, yang diadakan oleh perkumpulan mahasiswa yang bersekolah di Amrik. 

Pertama kali bertemu mereka terlibat dalam percakapan yang saling menyudutkan satu sama lain, hal tersebut dikarenakan oleh latar belakang mereka, Dhimas berasal dari kalangan The Have, sedangkan Ruben, mahasiswa beasiswa. Tetapi setelah Ruben mencoba serotonin, mereka menjadi akrab membincangkan permasalahan iptek, sains, sampai acara buka-bukaan bahwa Ruben adalah seorang gay. 

Ternyata tak disangka-sangka bahwa Dhimas juga adalah seorang gay. Maka jadilah mereka sepasang kekasih, meskipun mereka tidak pernah serumah dalam satu apartemen. Bila ditanya mereka menjawab supaya bisa tetap kangen, tetap butuh usaha bila ingin bertemu satu sama lainnya. Dalam pertemuan di pesta tersebut mereka telah berikrar akan membuat satu karya. Satu masterpiece. Satu tulisan atau riset yang membantu menjembatani semua percabangan sains. Roman yang berdimensi luas dan mampu menggerakkan hati banyak orang.

Well, saat itu kan saya masih muda ya, dan mata masih sehat-sehatnya, jadi tampilan kaver maupun font serta layout novel itu tak saya permasalahkan. Waktu itu, saya hanya kepengin segera ikut merasai apa sih yang bikin orang-orang suka pada novel ini. Dan, buat saya, pengalaman membaca novel ini adalah salah satu pengalaman tak terlupakan. Satu, karena untuk kali pertamanya saya menikmati membaca istilah-istilah fisika (padahal di SMA saya puyeng setengah hidup, dan nilai akhir pun hanya di angka 5 koma sekian, duh!), dan dua, saya menyukai bagaimana Dee membuat tokoh novel di dalam novel. Awesome, buat saya sih.


Untuk bernostalgia kembali dengan kenikmatan membaca Supernova #1, kali ini saya ingin menyelenggarakan giveaway berhadiah novel itu, sama yang edisi ekonomis juga. Kali ini, giveaway dilakukan dengan metode rafflecofter di bawah ini, silakan diisi ya. Dan, meninggalkan komentar adalah wajib, jadi seperti biasa di akhir komentar mohon untuk meninggalkan identitas (alamat email atau akun twitter). Giveaway diadakan tanggal 31 Mei - 1 Juni 2013. Pengumuman yang beruntung tanggal 2 JUni 2013. Good luck!

a Rafflecopter giveaway





[Pengumuman] Yang Beruntung di Giveaway MAHOGANY HILLS

Perjodohan mungkin akan menjadi salah satu tema kisah-kisah romance yang akan terus dan terus diangkat ke dalam karya seni ya, baik buku, film, lagu, atau kerya seni yang lain. Mungkin hanya karena perbedaan selera saja, masih ada yang menyukai tema tersebut, namun ada juga yang tidak (*nunjuk diri sendiri*). Well, itulah manusia. Kita diberikan anugerah 'rasa' yang pada dasarnya berbeda satu dengan yang lainnya. Maka, sudah sewajarnya kita bertoleransi dan saling menghargai perbedaan itu yaa...


Nah, kini saatnya mengumumkan siapa tweeman yang beruntung mendapatkan satu eksemplar novel Amore berjudul Mahogany Hills, karya perdana Tia Widiana, yang juga merupakan juara pertama dari Lomba Penulisan Amore 2012 yang diselenggarakan oleh Gramedia. Metode giveaway hari ketiga, tanggal 29 Mei 2013, saya kembali menggunakan bantuan dari aplikasi The Hat untuk memilih tweeman yang beruntung, dan setelah melalui proses pengundian, yang terpilih adalah....

Thursday, May 30, 2013

[Pengumuman] Yang Beruntung di Giveaway #RESTART

Ahhhh, kan giveaway-nya banyakan jadi ajang curhat, hihihi. Tapi, mudah-mudahan dengan begitu unek-uneknya tersalurkan, ya? Dan, semoga saja (bagi yang benar-benar mengalaminya) kamu bisa segera bangkit, move on, me-restart hati kamu, dan memulai semuanya dengan semangat baru. Semangat untuk menjalani hari-harimu lebih baik lagi, hehehe... Terima kasih untuk seluruh tweeman yang sudah ikutan giveaway-nya yaaa.


Berbeda dengan giveaway hari Senin, kali ini saya memilih langsung komentar yang #makjleb dan sedikit-banyak hampir sama dengan kisah yang ada di novel Restart karya Nina Ardianti, di mana di novel itu Syiana dikisahkan bebal hatinya pada laki-laki karena dikhianati oleh kekasihnya, Yudha, dengan berselingkuh. Dan, saya menjatuhkan pilihan pada komentar berikut ini....

[Giveaway] Perfect Chemistry by Simone Elkeles

Perfect Chemistry menjadi salah satu novel young adult favorit saya. Well, itu lebih karena saya telanjur menyukai pengarangnya sih. Sebelum membaca novel yang merupakan volume pertama dari serial Perfect Chemistry (trilogi) ini, saya sudah membaca trilogi Ruined yang juga dikarang oleh Simone Elkeles. Trilogi itulah yang membuat saya jatuh suka pada tulisan-tulisan Simone.

Brittany Ellis memiliki segalanya: cantik, pintar, kaya, dan pacar yang populer.

Alex Fuentes adalah gangster berdarah Mexico yang terlibat banyak masalah serius.

Saat mereka dipaksa menjadi partner lab di kelas Kimia, Brittany merasa inilah akhir dari kehidupan “sempurna” yang berusaha ia pertahankan selama ini. Sedangkan bagi Alex, inilah kesempatan untuk memenangkan taruhan guna mendapatkan sang diva.

Akankah Brittany jatuh dalam pelukan sang gangster dan melepas Colin Adams, sang kapten tim football? Saat kimia cinta mulai bereaksi, apa pun mungkin terjadi...


Wednesday, May 29, 2013

[Resensi Novel Amore] Mahogany Hills by Tia Widiana + Giveaway

Rumahku, surga dan nerakaku...

-- Juara 1 Lomba Penulisan Novel Amore 2012 --

Jagad Arya dan Paras Ayunda mendapatkan kehidupan yang mungkin diharapkan oleh semua pasangan pengantin baru. Segera setelah menikah, mereka tinggal di rumah bernama Mahogany Hills, di pelosok pegunungan Sukabumi yang sejuk dan indah.

Yang membedakan Jagad dan Paras dengan pasangan pengantin lainnya adalah mereka menikah bukan karena cinta. Baik Jagad maupun Paras punya rahasia yang mereka pendam. Kesepian, amarah, dan penyesalan bercampur aduk dengan rasa rindu dan kata cinta yang tak pernah terucapkan—semua itu senantiasa menggelayuti Mahogany Hills.

Dengan caranya masing-masing, Jagad dan Paras berjuang untuk menghadapi satu pertanyaan yang pada suatu titik harus mereka jawab: Sanggupkah mereka bertahan dalam pernikahan yang tak sempurna itu?

Pengarang: Tia Widiana
Pewajah sampul: Cynthia Yanetha
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 344 hlm
Harga: Rp58.000
Rilis: Mei 2013
ISBN: 978-979-22-9584-9

Saya menemui keganjilan ‘pribadi’ ketika membaca novel yang ditahbiskan sebagai Juara 1 Lomba Penulisan Novel Amore tahun 2012 ini. Banyak sekali faktor yang berpotensi menghambat saya untuk menyukai novel ini. Pertama, adegan awal novel ini ternyata ‘hampir-mirip’ dengan adegan pembuka novel CoupL(ov)e-nya Rhein Fathia yang juga sedang saya baca (malam pertama yang canggung, adegan lingerie nan dramatis, panggilan ortu dan mertua yang dibedakan, serta mantan-mantan yang berseliweran). Kedua, ada tiga hal yang paling tidak saya sukai dari sebuah karya fiksi ada di novel ini, yakni: perjodohan, kecelakaan, dan amnesia, dan ketiga hal itu ada di novel ini. APAHHH??? (insert = *melotot dramatis*) Nah, dengan dua faktor itu semestinya saya benci novel ini. Tapi, nyatanya enggak. Ini sungguh ganjil. Dan, tanpa bisa saya sangkal, saya menyukai novel ini.

[Pengumuman] Yang Beruntung di Giveaway Macaroon Love

Wow...keren deh kalian, memasak untuk pasangan tercinta. Masakan special for someone special. Hmm, tapi banyak yang curcol kalo lagi jomblo yaaa... Gih, sana, dicari pasangannya. Kenapa cobak, hari gini, masih jomblo ajah? *dikepruk-rame-rame* #disuruh.ngaca.sendiri


Okay, berhubung, saya menggunakan pertanyaan terbuka untuk dijawab, maka saya tak akan menyebut mana jawaban yang benar dan mana yang salah. Dengan demikian, saya memasukkan keseluruhan entry yang masuk ke dalam undian yaaa, di mana saya menggunakan aplikasi tak berbayar, The Hat, untuk memilih siapa teman yang beruntung.

Dan, setelah dilakukan pengundian, yang terpilih pada giveaway hari Senin, 27 Mei 2013, dengan hadiah novel romance Macaroon Love karya Winda Krisnadefa, adalah.....

Tuesday, May 28, 2013

[Resensi Novel Romance] Restart by Nina Ardianti + Giveaway

Semangat untuk move on...

"Semua orang pernah patah hati. All you have to do is move on."

Aku selalu mengira tak akan bisa hidup tanpa cintanya. Aku lupa, semua luka perlahan-lahan akan sembuh juga. Biarkan saja waktu yang menjadi obatnya.

Saat itu akan tiba, ketika aku benar-benar menerima kenyataan bahwa kini tak ada lagi 'kita'. Sekarang hanya aku, minus dirinya. Dia pergi terlalu lama dan aku terlalu bodoh terus-terusan memikirkan dirinya. Aku bisa hidup tanpa kenangan dan senyumannya. Kalau sebelum mengenal dia saja aku bisa bahagia, apa bedanya bahagia setelah tanpa dirinya?

Aku pasti akan jatuh cinta lagi. Suatu hari nanti... dan dengan yang lebih baik dari dirinya.

Judul: Restart
Pengarang: Nina Ardianti
Editor: Prisca Primasari
Proofreader: Christian Simamora
Penata letak: Gita Ramayudha
Pewajah sampul: Dwi Anissa Anindhika
Tebal: 446 hlm
Harga: Rp55.000
Rilis: April 2013 (cetakan ke-1)
ISBN: 978-979-780-631-6

Happy itu sederhana. Buat saya, ‘senang’ adalah ketika membaca sebuah buku saya bisa sekaligus berkenalan dengan pengarangnya. Karena dengan begitu, apabila ada satu atau dua yang mengganjal di hati ketika membaca karyanya, saya bisa ‘langsung’ mengonfirmasikannya kepada sang pengarang. Saya bersyukur, memiliki kesempatan berkenalan dan bertemu serta mengobrol dengan mbak Nina Ardianti. Maka, ketika mbak Nina mengabarkan bahwa ada novel barunya yang akan terbit saya sangat bersemangat menantikannya. Bahkan, sebelum tanggal rilisnya saya sudah rajin menyambangi beberapa toko buku, siapa tahu bukunya sudah terbit dan langsung bisa dicomot.

Monday, May 27, 2013

[Resensi Novel Romance] Macaroon Love by Winda Krisnadefa + Giveaway

Menjadi berbeda itu anugerah...


Pengarang: Winda Krisnadefa
Penyunting: Rini Nurul Badariah
Proofreader: Dina Savitri
Pewajah sampul: Muhammad Usman
Penerbit: Qanita – PT Mizan Pustaka
Tebal: 264 hlm
Harga: Rp49.000
ISBN: 978-602-9225-83-9

Untuk kali kedua, saya diminta Penerbit Mizan untuk menjadi MC sekaligus memoderatori talk show dan peluncuran novel romance dari lini Qanita. Pada kesempatan pertama, tiga novel juara utama yang dirilis, kali ini salah satu novel unggulan yang masuk 10 besar Lomba Qanita Romance 2012/2013 yang diluncurkan. Novel bertajuk Macaroon Love karya Winda Krisnadefa. Dari dua kali kesempatan ini, saya makin terpikat untuk terus membaca dan menikmati novel-novel dari Qanita Romance ini. Semoga ke depan, semakin banyak novel romance berkualitas yang dihadirkan oleh Qanita.

Macaroon Love menjadi salah satu novel yang paling cepat saya baca. Well, awalnya tentu saja termotivasi harus segera menuntaskan baca karena buku ini baru saya dapatkan satu hari (sudah menjelang malam pula) sebelum acara launching-nya, sehingga saya perlu bergegas. Namun, begitu saya membuka lembaran-lembaran halamannya, saya tak bisa menghentikannya. Tanpa bisa saya tahan, mata terus merunuti setiap adegan yang diracik secara apik oleh mbak Winda. Jujur saja, satu bab pertama memang agak sedikit ‘sulit’ buat saya. Entahlah, saya lagi-lagi terjebak kebosanan membaca deskripsi yang terlalu banyak itu. Hal itu masih berlanjut ke bab kedua. Bahkan, saya mulai panik akan gagal menyukai novel ini ketika penulis terus menerus memberikan kalimat penegasan akan karakter utamanya. Saya sampai berdecak kesal dan mendengus, “Mbak, gue udah tau kok Magali ini aneh, tapi ya gak perlu lah tiap berapa paragraf sekali, terus-terusan ada kata ‘aneh’ disebut-sebut terus.”