Seingat saya, waktu itu saya masih tinggal di Balikpapan. Dan, puji syukur, saat saya window shopping ke Gramedia Balikpapan Plaza, saya menjumpai novel ini di tumpukan khusus, di lorong antara rak-rak buku, cetakan edisi ekonomis, hanya Rp18.000 saja kalau tidak salah sih. Saya tak perlu berpikir berkali-kali untuk membelinya. Langsung saja dibawa ngacir ke kasir.
Dhimas dan Ruben adalah dua orang mahasiswa yang tengah menuntut ilmu di negeri Paman Sam. Dhimas kuliah di Goerge Washinton University, dan Ruben di John Hopkins Medical School. Mereka bertemu dalam suatu pesta yang meriah, yang diadakan oleh perkumpulan mahasiswa yang bersekolah di Amrik.
Pertama kali bertemu mereka terlibat dalam percakapan yang saling menyudutkan satu sama lain, hal tersebut dikarenakan oleh latar belakang mereka, Dhimas berasal dari kalangan The Have, sedangkan Ruben, mahasiswa beasiswa. Tetapi setelah Ruben mencoba serotonin, mereka menjadi akrab membincangkan permasalahan iptek, sains, sampai acara buka-bukaan bahwa Ruben adalah seorang gay.
Ternyata tak disangka-sangka bahwa Dhimas juga adalah seorang gay. Maka jadilah mereka sepasang kekasih, meskipun mereka tidak pernah serumah dalam satu apartemen. Bila ditanya mereka menjawab supaya bisa tetap kangen, tetap butuh usaha bila ingin bertemu satu sama lainnya. Dalam pertemuan di pesta tersebut mereka telah berikrar akan membuat satu karya. Satu masterpiece. Satu tulisan atau riset yang membantu menjembatani semua percabangan sains. Roman yang berdimensi luas dan mampu menggerakkan hati banyak orang.
Well, saat itu kan saya masih muda ya, dan mata masih sehat-sehatnya, jadi tampilan kaver maupun font serta layout novel itu tak saya permasalahkan. Waktu itu, saya hanya kepengin segera ikut merasai apa sih yang bikin orang-orang suka pada novel ini. Dan, buat saya, pengalaman membaca novel ini adalah salah satu pengalaman tak terlupakan. Satu, karena untuk kali pertamanya saya menikmati membaca istilah-istilah fisika (padahal di SMA saya puyeng setengah hidup, dan nilai akhir pun hanya di angka 5 koma sekian, duh!), dan dua, saya menyukai bagaimana Dee membuat tokoh novel di dalam novel. Awesome, buat saya sih.
Untuk bernostalgia kembali dengan kenikmatan membaca Supernova #1, kali ini saya ingin menyelenggarakan giveaway berhadiah novel itu, sama yang edisi ekonomis juga. Kali ini, giveaway dilakukan dengan metode rafflecofter di bawah ini, silakan diisi ya. Dan, meninggalkan komentar adalah wajib, jadi seperti biasa di akhir komentar mohon untuk meninggalkan identitas (alamat email atau akun twitter). Giveaway diadakan tanggal 31 Mei - 1 Juni 2013. Pengumuman yang beruntung tanggal 2 JUni 2013. Good luck!
a Rafflecopter giveaway
Baiklah saya orang paling katro dari sabang sampai merauke karna belum pernah baca ini. Sekian.... :LOL: -_-
ReplyDelete@ratipramita
supernova, mungkin ada unsur2 dari isi novel ini yg super alias luar biasa
ReplyDelete@ratipramita
well ... super ^^ .. ada 2 sisi di novel ini yg menarik perhatian pembaca :)
ReplyDelete@Vania_Hendra
saya juga belom pernah baca novel ini,, dibilang katro jg boleh laahh..:D
ReplyDeleteklo mendengar kata supernova, di pikiran saya munculnya seorang superhero wanita yg bisa menguasai berbagai elemen seperti si avatar the legend of aang gitu. sepertinya ngga nyambung deh dengan isi novelnya :D
@nuril_lailiyah
Saya penggemar karyanya Dee, tapi satu yang belum saya baca sampai sekarang adalah Trilogi Supernova ini... *dikeplak Dee*.
ReplyDeleteDulu sempat pinjam dari perpustakaan tapi gak sempat baca karena pekerjaan numpuk, akhirnya kembalikan buku tanpa dibaca, hanya meninggalkan jejak di kartu pinjaman saja. :( @feb_ryan24
denger kata supernova itu, seolah2 berhubungan dengar luar angkasa, bintang-bintang dan sebagainya.. salam pikiran isha sih.. hehehe ;p
ReplyDelete@ishavanisa
ishavanisadesfriani@gmail.com :)
bru tau juga nih,._.
ReplyDeleteKalo denger Supernova langsung deh inget mbak Dee Lestari, ya gegara novel ini dulu emang booming bgt, walaupun belum pernah baca tapi udah sering liat reviewnya dan banyak yang bilang baguuuusssss :D eh tapi aku ga jodoh banget sama novel ini sampe sekarang cari kemana-mana udah ga ada...
ReplyDelete@SwastikaTina
Supernova? yang bisa aku bayangin hanya, sebuah cahaya berbentuk bulat atau mungkin elips yang selalu berputar membiaskan warna putih terang
ReplyDelete@nila_adam
Pertama pasti inget langit, luar angkasa, dan bintang-bintang. Astronomi, kurang lebih. Soalnya pertama tahu istilah 'Supernova' pas baca buku tentang ledakan bintang yang disebut Supernova.
ReplyDeleteSampai akhirnya pas jalan-jalan ke toko buku, lihat Supernova sebagai judul novelnya DEE. Ini novel pertama yang membuat nama Dee semakin sering terdengar oleh saya :)
@rainhanifa | Imaniar Hanifa
Dengar kata Supernova pastinya langsung teringat bintang-bintang di angkasa, adanya ledakan bintang di angkasa dan menjadi bintang jatuh. Bintang jatuh yang bisa memberi atau membawa harapan. Selalu kreatif karya-karyanya mbak Dewi Dee Lestari ini, nggak heran selalu ditunggu pembaca setianya :D
ReplyDelete@arlin_ws
This comment has been removed by the author.
ReplyDeleteSupernova? Aku pernah mendengar judul ini pada saat membaca novel Kak Dee yang berjudul Perahu kertas. Tapi sampai saat ini aku belum membaca novel Supernova. Dengar judul ini langsung mengingat bintang-bintang yang bercahaya.Dan juga bintang jatuh akibat ledakan. Semoga novel ini bisa memberikan cahaya untuk siapa saja dan jatuh kepada saya :)
ReplyDeleteSukses untuk karya2 selanjutnya Kak Dee Lestari :D
@Santiyapra
Novel pertama Dee yang bikin saya geleng-geleng. Gaya penulisannya aneh, tapi juga keren. Saya pertama baca buku ini waktu SMA kalo nggak salah, sekarang pengen baca lagi.
ReplyDeleteKalo denger kata Supernova, aku langsung ngebayangin fenomena luar angkasa yang (gambarnya) baguuus banget
ReplyDelete@najwasc
najwashufia96@gmail.com
menurut saya, supernova itu suatu hal yang luar biasa.
ReplyDeletesuatu hal yang ga akan pernah dibayangin oleh banyak orang.
suatu hal yang misterius yang akan selalu buat org penasaran, bertanya" apakah supernova itu? apa yang terjadi ketika supernova ada?.
Twitter : @JChenjaya
Email : jennyfer_0909@yahoo.com
pertama denger supernova tiba-tiba keinget novelnya 'Dee' yang dulu pernah aku baca waktu sd, yang ceritanya aku lupa total, yang keinget cuma gay-_- supernovanya sendiri aku pikir sesuatu kejadian yang berhubungan dengan langit entah apa itu, ehehe ._.
ReplyDelete@yyyustie
yustieamanda@gmail.com
Q: Apa sih yang ada di pikiranmu kalau mendengar kata 'SUPERNOVA'?
ReplyDeleteA: Jujur sih kalo denger kata itu langsung muncul cover buku kak Dewi Lestari di benakku -___-"
Aku bahkan belum tahu arti supernova itu apa --'
@vyselvia
akhir-akhir ini sering pantengin BLOG ini,, selalu ada kejutan menarik :)
ReplyDelete@nensiichy
This comment has been removed by the author.
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteSupernova adalah keindahan tiada tara, namun itu adalah puncak dari hidupnya, karena setela itu dia akan ancur dan hilang selama-lamanya.
ReplyDeleteItu berasarkan ilmu IPA, :D
@dianputuamijaya
kalo mendengar kata supernova sekelebatan dua kata langsung muncul di pikiran ---> luar biasa.,
ReplyDeleteKalau aku, ketika pertama kali mendengar kata ‘Supernova’, yang terlintas di pikiran adalah ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi lebih banyak dari nova. Ledakan yang super dahsyat, hebat, penuh daya tarik dan sejujurnya... indah. Tapi untuk menciptakan keindahan itu, butuh energi yang amat besar. Atom-atom dari bintang tersebut harus mengeluarkan sejumlah energi agar dapat menimbulkan ledakan yang begitu cemerlang melebihi keindahannya yang sudah-sudah sebagai suatu ‘bintang biasa’, untuk kemudian mati. Ya, setelah ledakan hebat tersebut, bintang tersebut akan mati dan tak lagi berpijar. Indah, namun miris. Betapa untuk sebuah pijar kehebatan dibutuhkan energi atau dalam hal ini kerja keras yang amat besar. Namun setelah semua kerja keras itu, setelah semua kehebatan yang dihasilkan, bintang itu sendiri malah mati beserta segala gemerlap keindahannya. Miris.
ReplyDeleteItulah pengertian yang kudapatkan ketika mendengar kata ‘supernova’ sekaligus berusaha menafsirkannya ketika ia menjadi judul sebuah karya dari Dewi Lestari. Jujur, belum pernah baca karyanya selain Perahu Kertas *dan sekarang nyesel*, jadi cuma bisa menafsirkan sampai segitu :D
Twitter: the_beginner01
Hanya satu kata yang saya imajinasikan begitu mendengar supernova : Bintang
ReplyDelete@nharidha
This comment has been removed by the author.
ReplyDeletesetelah mendengar kata 'Supernova' yang saya ingat adalah Dewi Lestari.Dulu awalnya tdk selesai baca novel ini, gak jelas, homo gitu isinya. saya berhenti di halaman 30. kemudian temn saya bawa buku yang sama tapi sampulnya beda (edisi pertama) yang gambarnya pohon tapi dg wajah yang memandang bintang dilangit. dan sya merampungkan novel tsb. keren banget! langsung berburu Akar, Petir, Partikel dan sekarnag menunggu Gelombang. tulisan mbk Dewi Lestari itu seperti candu, yang membuat ketagihan. buku-buku keren selalu memilih pembaca yang juga keren! (jadi bukan kita yang memilih 'Supernova' tapi 'supernova' yang memilih pembacanya)
ReplyDelete@ExoticPratiwi
utami_pratiwi88@yahoo.com
Pas denger kata 'Supernova' langsung ke inget kata ledakan, bahkan kebih dari sekedar ledakan. Ledakan luar biasa di galaksi, ada bintang-bintang.
ReplyDeleteAkun twitter: @SoffaKim9
ada ledakan, ada galaksi, sesuatu yang berhubungan dengan benda luar angkasa, sesuatu yang berhubungan dengan astronomi :D
ReplyDeletee-mail :rinonly.selly@gmail.com
twitter: @rinonly
pikiranku langsung ke materi IPA-Astronomi, Supernova itu ledakan yang jauuuhhh lebih besar dari ledakan nuklir dari suatu bintang di galaksi yang menandai berakhirnya riwayat bintang tsb. Supernova mengakibatkan cahaya ledakan yang luar biasa!
ReplyDeleteNah, kalau boleh nyeleneh, Supernova menurut gue adalah superhero terbaru dari Indonesia yang pacaran sama Superman dari Amerika, nama aslinya Nova yg punya kekuatan super wkwkwk :p
@meliarawr
Supernova? kalau denger kata itu kepikiran sama Buku karangan Dee ini .__. simple kan ...
ReplyDelete@callmeHalimah
I Suddenly imagined an another epic story from Dee. :)
ReplyDelete@Anitaaa_nit
supernova? ya jelas langsung kebayang mnbak Dee dunk, soalnya buku beliau inilah yang pertama kali membuat saya mengenal istilah supernova. bukunya yang pertama saya baca justru buku kedua yang berjudul akar, agak kebingungan, namun menikmati sangat kisah didalamnya, sekalipun banyak istilah sulit dimengerti oleh orang awam seperti saya, namun bagi saya, buku dee, terutama yang ini selalu jadi favorit selamanya :3
ReplyDelete@Badakbohay_XD
Kiyoshiro_y@yahoo.com
Sebenarnya sudah lama pengin baca buku ini (sejak 2008). Tapi kalo ke gramed slalu lupa kerena selalu saja akhirnya beli buku yang lainnya.
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteTerbayang bentangan luar angkasa dan buku karangan Dee sekaligus di waktu yang sama...
ReplyDelete@nnisawunde
Pertama denger supernova yang pertama dibenak saya itu Mbak Dee. Trilogi terkenal ini tak mungkin bisa dilupakan.
ReplyDeleteSupernova? Ehm ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi lebih banyak dari nova. Luar angkasa. Bintang-bintang.
Kalau sebelum tau ini karyanya Mbak Dee (berkat Mbak Dee saya jadi suka seacrhing tentang buku ini ;baca ebooknya), yg terpikir saya Nova ini mempunyai kekuatan super, kaya cerita superman gitu hehe
Dulu saat mendengar novel berjudul Supernova langsung terpikir pasti novel ini termasuk jenis fantasi tentang novel sesuatu yang ada hubungannya dengan perbintangan atau astronomi.
ReplyDeleteCeritanya berhubungan tentang luar angkasa, tentang suatu ledakan bintang-bintang.
Tapi entah isi novelnya seperti apa karena sampai saat ini beberapa kali lihat buku karya mbak Dee yang ini di toko buku maupun di toko buku online shop, belum ada rencana buat beli.
@intan_sparkyu