Showing posts with label #BacaBarengMinjul. Show all posts
Showing posts with label #BacaBarengMinjul. Show all posts

Thursday, December 3, 2015

[#BacaBarengMinjul] edisi Tenaga Kerja Istimewa...kenalan dulu sama Naiqueen, yuk.

Rasanya cinta tuh mudah diucapkan, tapi susah banget dibuktikan, jadi sampai sekarang saya juga masih berusaha memahami cinta itu apa.
---Naiqueen, pengarang Tenaga Kerja Istimewa.

Hai, tweemans, apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja, ya. Kamu lagi baca buku apa? Belum punya bahan bacaan minggu ini? Hmm, sebaiknya ikutan saya dan Julia Agnes @juliagnes dan Cahya Widyastutik @cahyawid membaca bareng Novel Tenaga Kerja Istimewa karya Naiqueen @naiqueen terbitan Penerbit Bentang Pustaka @bentangpustaka pada 30 November s.d. 5 Desember 2015 saja, yuk.


Nah, sembari kita membaca bareng novel Tenaga Kerja Istimewa ini, sebaiknya kita kenalan dulu sama pengarangnya, supaya kita bisa lebih dekat dan serasa mengobrol langsung dengan pengarangnya. Mari kita sapa dulu pengarangnya. Hai, Pengarang. Hai, Naiqueen. Ngomong-ngomong manggilnya apa, ya?

Halo, @fiksimetropop dan pembaca semua. Panggil Alya boleh, panggil Mak Nai juga boleh. Biasanya kalau di kalangan teman-teman Wattpad suka dipanggilnya begitu.

dokumen pribadi: Naiqueen

Thursday, November 5, 2015

[#BacaBarengMinjul] On set of... Ivy Bridal #BBM_UnbrokenVow

Halo, tweemans, bagaimana kabar bacaanmu? Buat yang ikut baca bareng minjul edisi novel Amore bertajuk The Unbroken Vow karya Kezia Evi Wiadji, kalian sudah sampai mana? Tetap semangat membaca, ya, soalnya semakin ke tengah konflik dalam kisah rumah tangga Ivy Sutedja dan Ethan Wicaksana ini semakin "panas" dan bikin nagih pengin segera buka halaman-halaman selanjutnya. Ganbatte!


Nah, sembari melanjutkan-baca, yuk sekarang kita ngobrol-ngobrol santai dulu seputar The Unbroken Vow ini. Banyak hal yang bisa kita bahas dari novel ini, tapi untuk saat ini mari kita bahas soal setting lokasi khusus dalam The Unbroken Vow. Jika kalian sudah melewati bab-bab awal, tentunya kalian sudah tahu tentang Ivy Bridal, kan? Belum? Wah, kalian mesti kelewatan bacanya, coba cek lagi di Bab 4.

Monday, November 2, 2015

[#BacaBarengMinjul] ...mari membaca bareng The Unbroken Vow karya Kezia Evi Wiadji

"Saat keputusan terasa salah,
akankah terus melangkah?"
---The Unbroken Vow by Kezia Evi Wiadji

Hai, tweemans, senang sekali karena event #BacaBarengMinjul belakangan ini kembali semarak. Setelah sebelumnya kita menyelami kehidupan dewasa muda melalui novel Young Adult berjudul Re-Write karya Emma Grace, kali ini kita beranjak ke kisah yang lebih dewasa yang tersaji melalui novel dari lini Amore berjudul The Unbroken Vow karya Kezia Evi Wiadji. Pada gelaran kali ini, dua peserta #BBM_UnbrokenVow adalah Rahayu di akun Twitter @RiniCipta dan Mukhammad Maimun di akun Twitter @MukhammadMaimun.

Namun, seperti biasa, gelaran #BBM_UnbrokenVow ini tidak hanya bisa diikuti oleh saya, Kezia Evi Wiadji, Rahayu, dan Mukhammad Maimun saja, tweemans sekalian yang sudah punya bukunya tapi belum sempat dibaca, ayo sekalian ikut baca bareng. Pasti enak, kalau bacanya bareng teman, kan? Yang sudah baca bukunya pun bisa lho kalau mau baca ulang atau sekadar berbagi kesan selama merampungkan-baca The Unbroken Vow. Tweemans cukup sertakan tagar #BBM_UnbrokenVow pada setiap tweet yang kalian posting selama periode baca bareng yaitu dari tanggal 2 - 7 November 2015. Nah, buat yang belum punya bukunya tapi ngebet banget pengin baca, mungkin itu pertanda kamu mesti ke toko buku dan beli bukunya (atau kalau enggak, pinjem ke temanmu).

Ayok atuh kita ramaikan #BacaBarengMinjul edisi The Unbroken Vow by Kezia Evi Wiadji ini. Have fun, tweemans. 



Thursday, October 29, 2015

[#BacaBarengMinjul] ...berbincang seru seputar dunia kepenulisan bersama Kezia Evi Wiadji

Setelah minggu lalu kita menyelesaikan #BBM_ReWrite karya Emma Grace, minggu depan, tepatnya tanggal 2 s.d. 7 November 2015 #BacaBarengMinjul akan menghadirkan novel romance kategori dewasa dari lini Amore (Penerbit Gramedia Pustaka Utama) berjudul The Unbroken Vow karya Kezia Evi Wiadji. Nah, sebelum kita seseruan membaca dan mengulas The Unbroken Vow selama satu minggu penuh, yuk kita berbincang-bincang dulu dengan Evi---panggilan kita untuk Kezia Evi Wiadji, seputar dunia kepenulisan yang digelutinya saat ini.


Monday, October 19, 2015

[#BacaBarengMinjul] ...yuk baca bareng Novel Young Adult Re-Write by Emma Grace

"Tak ada kenangan yang bisa kautulis ulang.
Tapi mimpi, bisa kaususun kembali."
---Re-Write by Emma Grace

Halo, tweemans. Selamat datang kembali di gelaran #BacaBarengMinjul periode 19 s.d. 24 Oktober 2015, kali ini dengan edisi novel Young Adult berjudul Re-Write karya Emma Grace terbitan Gramedia Pustaka Utama. Pada gelaran kali ini, dua peserta #BBM_ReWrite adalah Agustin W dengan akun Twitter @agustine_w dan Deas dengan akun Twitter @deasyds.

Namun, #BBM_ReWrite enggak hanya buat saya, Emma, Agustine, ataupun Deas saja. Buat tweemans sekalian yang sudah punya novel ini dan belum dibaca, yuk... ikutan baca bareng. Cukup tambahkan tagar #BBM_ReWrite agar gampang di-search nanti, ya. Yang sudah baca, masih bisa kok ikutan baca bareng, cukup ungkapkan kesan-kesan tweemans selama membaca novel ini, sertakan tagar yang sama, ya. Nah, buat yang belum punya bukunya tapi ngebet banget pengin baca, mungkin itu pertanda kamu mesti ke toko buku dan beli bukunya (atau kalau enggak, pinjem ke temanmu).

Ayok atuh kita ramaikan #BacaBarengMinjul edisi Re-Write by Emma Grace ini. Have fun, tweemans.

Thursday, October 15, 2015

[#BacaBarengMinjul] Berkenalan dengan Emma Grace

#BacaBarengMinjul merupakan salah satu agenda rutin yang diselenggarakan di ranah Twitter melalui akun @fiksimetropop. Dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 19 s.d. 24 Oktober 2015 mendatang, @fiksimetropop mengajak pembaca dan tweemans sekalian untuk ikut baca bareng novel terbaru karya Emma Grace bertajuk Re-Write yang merupakan novel keduanya yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama di bawah lini Novel Young Adult. Sebelum ikut keseruan #BacaBarengMinjul edisi Re-Write minggu depan, mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan Emma Grace, sang penulis Re-Write. Yuk!


Sunday, May 10, 2015

[Baca Bareng Minjul] Not A Perfect Wedding by Asri Tahir

Hai, tweemans!

#BacaBarengMinjul di akun Twitter @fiksimetropop kembali hadir. Kali ini, novel debutan Asri Tahir @as_sharliz, berjudul Not A Perfect Wedding yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo yang akan dibaca-bareng mulai Senin (11/5) sampai dengan Sabtu (16/5). Setelah digelar #KuisCariTeman beberapa waktu lalu, terpilih dua orang tweemans yang akan menemani saya membaca novel ini, yakni Nurina Sumarmanto @KendengPanali dan April @aprlboanarges.


Buat kalian yang kebetulan punya atau ngebet pengin baca Not A Perfect Wedding, yuk ikutan baca novel ini. Silakan menge-tweet progress atau kesan-kesan selama membacanya dengan menyertakan tagar #NAPW. Akan ada hadiah kece buat di-giveaway. Bisa jadi contoh suvenir pernikahan nih:


Nanti, di salah satu hari dari periode baca bareng akan ada #livetweet bareng Asri Tahir untuk membahas tuntas novel ini termasuk kebiasaan menulisnya. Tungguin, ya!
Raina Winatama: Di hari pernikahanku, aku kehilangan mempelaiku. Bukan karena dia melarikan diri. Tapi dia pergi untuk selamanya.

Prakarsa Dwi Rahardi : Di hari pernikahanku, aku kehilangan mempelaiku. Bukan karena dia melarikan diri. Tapi aku harus pergi untuk selamanya.

Pramudya Eka Rahardi : Di hari pernikahan adikku, aku harus menjadi mempelai laki-laki. Menjalankan sebuah pernikahan yang harusnya dilakukan oleh adikku, Prakarsa Dwi Rahardi.

Editor’s Note
Pernikahan yang indah adalah impian setiap orang di dunia ini. Tapi bagaimana jadinya kalau akhirnya Anda harus menikah dengan orang yang sebelumnya bahkan tidak pernah Anda temui?

Not A Perfect Wedding menghadirkan fakta bahwa belajar mencintai adalah satu-satunya cara. Tidak ada yang tidak mungkin. Ketulusan seseorang akan mengalahkan kekerasan hati, ketulusan dan cinta akan membalut luka dan menyembuhkannya. Not A Perfect Wedding akan menunjukkan caranya bagi pembaca.

Ikutan #BacaBarengMinjul edisi #NAPW by Asri Tahir, 11 s.d. 16 Mei 2015, yukkk...

Tuesday, March 31, 2015

[Resensi Novel Metropop] Kismet by Nina Addison

Rangkaian serendipity demi sebuah destiny...
kismet//takdir//destiny. Kata yang melibatkan semacam rahasia kosmik, yang memberi letupan kejutan di sana-sini dalam hidup seseorang, menggiringnya ke tempat ia seharusnya berada.

Konsep itu menggelikan bagi Alisya.

Tetapi ketika di tengah hiruk pikuk New York City ia bertemu dengan Cia, perempuan yang seketika menjadi sahabatnya, Alisya bertanya apakah takdir sedang bekerja? Lalu muncul Raka, satu-satunya cowok yang bisa membuat Alisya jatuh cinta. Lelaki yang, lagi-lagi, dibawa takdir masuk ke hidupnya. Sayangnya, takdir yang satu ini berpotensi menghancurkan persahabatannya dengan Cia. Jadi, mana yang harus ia pilih?

Orang bilang persahabatan itu kekal, untuk seumur hidup. Namun, bukankah cinta sejati juga demikian?

Judul:  Kismet
Pengarang: Nina Addison
Penyunting: Dini Novita Sari & Harriska Adiati
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 296 hlm
Harga: Rp60.000 (persembahan penerbit)
Rilis: 20 Maret 2015
ISBN: 9786020314877

Waktu mendengar pertama kali istilah kismet saya langsung mengerutkan dahi. Oke, saya sama sekali belum pernah mendengar istilah itu. Lalu, ketika sering menjadi tema tweet Mbak Nina Addison di akun Twitter-nya @ninaddison menjelang rilis novel terbarunya, saya makin mengerutkan dahi. Buat saya, dan beberapa yang lain (sepertinya), kismet tak begitu menjual sebagai sebuah judul. Well, mungkin dengan sedikit gambaran di sinopsis bisa, sih. Tapi, sebagian besar pendapat saya masih sama, kismet kurang gereget jadi sebuah judul. Tapi, ya, kalau memang itu yang dipilih tim penerbitan buku ini, saya pun nggak bisa apa-apa donk. Sekadar bilang enggak setuju saja, hehehe.


Namun demikian, saya tetap bersemangat menantikan kelahiran Kismet karya Nina Addison ini karena pengalaman menyenangkan ketika membaca Morning Brew dan cerpen Perkara Bulu Mata (dari antologi Autumn Once More). Dan, sekadar opini saja, saya rasa Kismet ini ditulis pada kurun waktu yang tidak berjauhan dengan cerpen Perkara Bulu Mata, soalnya gaya menulis Nina yang lincah di cerpen itu juga sangat terasa di sini. Sedangkan, sedikit ingatan mengenai Morning Brew, novel debut Nina Addison itu masih memiliki pace yang fluktuatif (kadang cepat, kadang lambat). Dan, kalau boleh jujur, saya lebih menyukai gaya menulis Nina di Morning Brew.


Tuesday, February 11, 2014

[Fun Games] Ini Dia Tweemans #BacaBarengMinjul Edisi Februari 2014

Setelah ditutup secara resmi hari Selasa, 4/2, kemarin saya langsung membaca beberapa email dari tweemans yang masuk ke kotak surat metropop.lover@gmail.com yang pingin ikutan berbagi rahasia kecil masing-masing. Beberapa kocak, beberapa bikin "aww" moment, beberapa lagi bikin syok. Ada yang bener-bener rahasia seukuran (se)uprit, ada pula rahasia yang too big dan menurut hemat saya sulit dipublikasikan.


 Jadi, setelah baca-baca-dan-baca-lagi, dua orang tweemans yang saya pilih untuk menjadi partner #BacaBarngMinjul edisi Februari 2014 adalah...

Saturday, February 1, 2014

[DICARI] Tweeman #BacaBarengMinjul Novel Dirty Little Secret by aliaZalea

Hai, tweemans. Apa kabar? Lama sekali rasanya tak berjumpa melalui blog ini. Jangan-jangan blognya mati lagi, nih? Semoga belum enggak, ya.

Selamat datang Februari, selamat datang cinta. Banyak yang bilang begitu. Kamu percaya? Hmm, cinta sih bisa datang kapan saja, ya. Nggak mesti harus nunggu datangnya bulan Februari. Kalau hanya sekadar bulan Februari, berarti Cupid nganggur dong sebelas bulan lainnya? Halah, kok malah ngomongin Cupid, sih.

Baiklah, tweemans. Dalam rangka menggenjot (lagi) minat baca, saya ingin mengajak tweemans untuk ikutan #BacaBarengMinjul edisi Februari 2014. Rencananya baca bareng ini nanti diselenggarakan mulai tanggal 10 s.d. 15 Februari 2014. Dan, buku yang akan kita baca bareng adalah... buku yang paling ditunggu tahun 2014: Dirty Little Secret karya aliaZalea.


Saturday, October 26, 2013

[DICARI] Tweeman #BacaBarengMinjul Novel TOKYO karya Sefryana Khairil

Berdasarkan rencana awal dari Gagas Media, maka Tokyo karya Sefryana Khairil ini seharusnya menjadi novel terakhir dari projek novel Setiap Tempat Punya Cerita (STPC), sebelum diumumkan dalam event Jak Book Fiesta 2013 beberapa waktu lalu bahwa akan ada projek #STPC season 2. Personally, saya berharap setting tempatnya dialihkan ke Indonesia saja. Well, ternyata agak boring juga ya baca novel ber-setting luar negeri terus-menerus dengan tokoh Indonesia yang untuk beberapa kisah malah cenderung kurang berasa lokasinya, dan terasa seperti menonton program TV "Celebrity on Vacation" yang tak menceritakan dengan detail tempat-tempat yang dikunjungi. Mungkin, harapan saya, jika setting di Indonesia, para penulisnya bisa lebih menghayati tempat tersebut sehingga tertuang dengan sepenuh hati.

Setelah menjadi #BukuYangDitunggu beberapa waktu lalu, akhirnya Tokyo bisa terbeli juga. Saatnya untuk menikmati perjalanan ke ibukota negara Matahari Terbit ini. Saya sudah merencanakan jauh-jauh hari, bahwa novel ini akan masuk ke rangkaian kegiatan #BacaBarengMinjul di twitter. Nah, untuk tweeman yang akan menemani saya membaca bareng, saya sudah memilih satu orang teman yaitu Rizky Mirgawati @RizkyMirgawati. Tapi, tahu donk, teman untuk #BacaBarengMinjul itu selalu dua orang tiap edisinya, oleh karenanya saya butuh satu orang lagi untuk menemani saya membaca. Kamu mau?